Wisata Lampung Berbenah, Ingin Teropong Bintang Melebihi Bosscha

oleh Admin


Posted on 2018-01-27



Pariwisata di Provinsi Lampung tumbuh menggeliat dengan menyuguhkan kian banyak obyek wisata Lampung andalan.

Sebut saja kawasan wisata selancar di Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, yang diakui peselancar memiliki ombak menantang. Atau kawasan wisata bahari Pulau Pahawang di Kabupaten Pesawaran.

Pengunjung juga bisa berburu lumba-lumba di Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus, atau menyaksikan atraksi gajah jinak di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

Lampung juga tengah membangun sarana pengembangan ilmu pengetahuan yang dipadu dengan pariwisata, yakni Teropong Bintang di kawasan Sumber Agung, Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura War). Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menargetkan Teropong Bintang lebih baik daripada Bosscha, Bandung.

Pengembangan wisata di Lampung kian mendongkrak jumlah wisatawan. Berdasarkan data tahun 2017, wisatawan Nusantara yang berkunjung ke Lampung lebih banyak daripada ke Bali. Pada Oktober 2017, Lampung menduduki peringkat kesembilan jumlah kunjungan, yakni tercatat 8,8 juta wisatawan Indonesia, sedangkan Bali di peringkat ke-11 dengan 8,5 juta wisatawan.

Data itu berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata dan PT Telkom menggunakan teknik lalu lintas pergerakan wisatawan melalui telepon seluler.

Peningkatan kunjungan itu memang ditunjang oleh acara konvensi, seperti Hari Keluarga Nasional dan Hari Kopi Internasional. Kunjungan wisatawan didominasi dari Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi.

Kabupaten Lampung Timur pada 2018 mencanangkan ratusan paket atraksi wisata, seni, dan budaya dalam rangkaian festival selama tahun ini. Misalnya Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Tanggamus yang membenahi kawasan wisata alam air terjun Lembah Pelangi di Kecamatan Ulubelu. Kabupaten Tanggamus kini dilirik sebagai salah satu obyek wisata Lampung unggulan yang siap dikembangkan bersama dengan masyarakat setempat.