Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Genjot Pariwisata Lewat Pokdarwis

oleh Admin


Posted on 2018-01-28



Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki wilayah cukup luas yaitu 4.798,82 Km2 dengan jumlah penduduk 1.411.922 jiwa yang tersebar di 28 Kecamatan, 294 kampung dan 10 kelurahan. Kabupaten Lampung Tengah ternyata memiliki potensi-potensi wisata yang layak untuk dikunjungi baik oleh wisatawan domestik ataupun wisawatan asing ke daerah ini.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna mendorong dan mensosialisasikan sadar wisata kepada masyarakat Lampung Tengah.

Beberapa destinasi wisata yang terdapat di Kabupaten Lampung Tengah yaitu Tugu Pepadun, Tugu Kopiah Emas, Tugu Pengantin dan Tugu Pencak yang ada di Kecamatan Gunung Sugih. Danau Tirta Gangga yang ada di Kampung Swastika Buana (SB13) Kecamatan Seputih Banyak. Danau Bekri di Kecamatan Bekri, Danau Telago Rejo di Kecamatan Sendang Agung. Selain Tugu dan Danau, Kabupaten Lampung Tengah juga memiliki destinasi wisata lainnya yang berupa air terjun. Diantaranya adalah Air Terjun Curup Tujuh, Air Terjun Curup Bilik dan Air Terjun Way Pelus yang ada di Kecamatan Selagai Lingga.

Tugu Pepadun merupakan landmark kebanggaan masyarakat Kabupaten Lampung Tengah. Tugu Pepadun, Tugu Kopiah Emas dan Tugu Pengantin yang dibangun di pinggir jalan lintas sumatera tepat di pusat Kota Gunung Sugih sering dijadikan tempat persinggahan (Rest Area) bagi para pengguna jalan. Tugu-tugu tersebut menjadi daya tarik bagi warga masyarakat yang melintas di jalan tersebut khususnya yang berada dijantung ibukota kabupaten. Banyak pengguna jalan yang singgah untuk bersantai dan ada juga yang berfoto di tugu-tugu tersebut. Sedangkan Tugu Pencak Silat berada tidak jauh lokasi Tugu Pepadun. Tepatnya di pintu masuk ibukota Kabupaten Lampung Tengah.

Selain untuk keindahan kota, bangunan bernilai seni itu dapat menjadi aset sarana rekreasi. Dari ibukota kabupaten, tugu ini hanya berjarak setengah km dari ibukota kabupaten dan 61 km dari ibukota provinsi. Tugu kopiah emas berkambang dari tutup kepala pengantin laki-laki adat masyarakat lampung, tugu pepadun melambangkan adat pernikahan budaya lampung. Dan tugu pengantin (muli mekhanai, muli = gadis, mekhanai=bujang) merupakan simbol kelompok yang menjalani pernikahan yang melambangkan kehidupan masyarakat adat lampung.

Sedangkan objek wisata alam Air Terjun Curup Tujuh yang terletak di Kampung Margajaya Kecamatan Selagai Lingga dan berjarak 75 KM dari Ibukota Kabupaten dan 100 KM dari Bandar Lampung. Air Terjun Curup Tujuh memiliki tujuh tingkatan terjun air yang unik sehingga mengundang pesona tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Sedangkan Air Terjun Curup Bilik berada di lereng perbukitan di Kampung Gedung Harta Kecamatan Selagai Lingga dengan kondisi yang masih alami, memiliki ketinggian 3 M dan bercabang dua.

Sedangkan Danau Tirta Gangga yang terletak di Kecamatan Seputih Banyak. Di tengah danau ini terdapat Pura dan Patung Hanoman. Sehingga menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Danau Tirta Gangga. Sementara itu Danau Telago Rejo yang terletak di Kecamatan Sendang Agung terbentuk secara alami di daerah perbukitan yang masih ditumbuhi pepohonan sehingga terlihat menambah keindahan alam. Sedangkan Danau Bekri merupakan danau alam yang terbentuk dari dua buah danau kecil. Keunikan dari danau Bekri ini adalah terdapat gundukan tanah berbentuk pulau di tengah-tengah danau Bekri.

Dengan sejumlah potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Lampung Tengah bukan tidak mungkin Kabupaten Lampung Tengah dapat menjadi daerah dengan destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi baik oleh wisawatan domestik maupun wisatawan asing dari daerah lain. Untuk itu perlu pengembangan lebih lanjut baik dalam hal sarana dan prasarana serta promosi yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah.

Menurut Hi. Yunada Maulana selaku Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Tengah, pihaknya beserta jajarannya sudah berupaya untuk terus melakukan promosi destinasi wisata di Kabupaten Lampung Tengah. Namun ada beberapa faktor yang memang harus dibenahi dan dipenuhi.

“Adanya Pokdarwis diharapkan bisa mewujudkan kesadaran masyarakat dan lingkungan untuk memanfaatkan potensi wisata di masing-masing daerah. Selajutnya bisa menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam menyebarluaskan program-program yang menyangkut masalah pariwisata,” ungkapnya.

Tujuan lain dari pembinaan ini, agar tercipta persamaan persepsi serta keterpaduan langkah pemerintah dan masyarakat dalam menjaga potensi wisata yang ada. Baik wisata kuliner, seni budaya maupun wisata alam.

Apabila semua itu dipenuhi bukan tidak mungkin Kabupaten Lampung Tengah bisa menjadi destinasi wisata baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan domestik lainnya. Dengan demikian Penghasilan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Tengah dari sektor pariwisata pun dapat bertambah.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memelihara dan menjaga potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Lampung Tengah. Baik sarana dan prasarana maupun keamanan. Karena ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah saja tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Karena ini semua milik kita bersama.” Ujar Bupati Hi. Mustafa di ruang kerjanya.